"Sag, loe jangan balik lagi ke sana!" Oza mengejar Sag yang berjalan dengan tergesa-gesa menuju tempat Tan. Jelas saja laki-laki ini khawatir jika Sag kembali membuat keributan. Kejadian tadi sudah membuat Oza sangat malu, jadi jangan sampai Sag melakukan kesalahan yang sama. "Jangan ikuti gua! Loe sebaiknya pulang saja!" balas Sag. Sag melangkahkan kakinya dengan cepat, meninggalkan temanya di belakang. Ia tidak ingin jika Oza ikut campur urusan Sag dan Tan Mey. ''Sag! Loe jangan gila. Jangan bikin malu diri loe. Sebaiknya loe pergi darin tempat ini. Malu jika sampai bikin keributan di sini,'' kata Oza. ''Gua tidak peduli loe mau ngomong apa,'' celetuk Oza. Ia mempercepat langkahnya agar bisa menyeret Sag keluar dari tempat ini. Oza juga sudah habis kesabaran, ia lelah karena Sag

