"Sag, loe pulang sama gua!" Oza menarik lengan Sag dan membawanya menuju mobil. "Gak, gua tadi bawa mobil, Za!" sahut Sag. Sag menolak masuk ke mobil Oza. Ia berjalan dengan sempoyongan ke mobilnya sendiri. "Bro, loe gak mungkin nyetir sendiri. Biar gua saja," ucap Oza. "Gua bisa nyetir! Jadi loe jangan ngremehin gua!" ucap Sag sambil mendorong tubuh Oza. Sag sudah mabok dan bisa bahaya jika ia membawa mobilnya sendiri. Oza berencana mengantarkan Sag pulang ke rumahnya. Laki-laki ini tidak akan membawa Sag ke tempat hiburan. Ia tadi berkata seperti itu hanya untuk membujuk Sag agar mau meninggalkan tempat Tan Mey. Oza memang harus membohongi Sag, ini demi kebaikan Sag juga. Akan lebih baik jika Oza membawa sahabatnya pulang ke rumahnya. Saat ini kondisi Sag sudah sangat mabok, me

