Agung terbangun dengan tergesa. Dia mengintip di balik kaca kecil dari pintu. "Satpam," bisik Agung pada Queeny. Ketika Queeny membuka pintu, dia dihadapkan oleh seorang satpam dan Rizky. Rizky segera bertanya, "Queeny, ada pria masuk ke apartemen semalam. Kami khawatir. Siapa dia?" Queeny menjelaskan dengan cepat, "Oh, itu Agung, saudara saya. Dia tinggal semalam di sini. Maaf kalau membuat kalian khawatir." Satpam mengangguk memahami dan melepaskan napas lega. "Baik, kalau begitu pastikan untuk memberi tahu kami kalau ada tamu, ya." "Siap, Pak. Terima kasih," ucap Queeny sambil tersenyum. Rizky pun berkata, "Maaf ya, Queeny. Kami hanya khawatir." Queeny menggeleng, "Enggak apa-apa, Rizky. Terima kasih juga sudah peduli." Agung pun muncul, "Kenapa mesti bohong?" tanyanya. "Ya,

