"Itu, foto keluarga aku," kata Bellina menghampiri Queeny. "Oh, kamu dua bersaudara ya?" tanya Queeny. "Iya, tapi kakak aku lagi sakit," lanjut Bellina. "Sakit?" tanya Queeny. Bellina terlihat cemas sembari memberikan gelas berupa teh hangat kepada Queeny, "Iya, kakak perempuan aku penyayang, tapi dia sakit depresi dan dia lagi pengobatan. Udah 5 tahun tapi belum sembuh. Keluarganya ada yang menghancurkannya." Queeny merasa prihatin tangan kanannya seraya menepuk pundak Bellina, "Semoga dia segera sembuh dan mendapat dukungan yang cukup, Bellina." Bellina tersenyum tipis, "Terima kasih, Queeny. Kadang-kadang aku merasa sulit, tapi aku harus kuat buat dia." Bellina menghela napas, "Dia penyayang, Queeny. Sayangnya, keluarganya yang seharusnya memberi dukungan, malah menjadi bagian da

