Part 23: "Berani banget kalian diam-diam ngatain bos kita," ujar Javas sambil tangannya mendorong beberapa murid berpenampilan culun itu yang sedang duduk di pinggir lapangan basket ke tengah-tengah lapangan basket dan kejadian itu ditonton banyak murid di sekitar sini. "Maaf, maafkan kita." Murid-murid yang disiksa oleh teman-temannya Faisal itu berada di tengah-tengah lapangan basket dengan posisi melingkar dan berjongkok. "Maaf? Semudah itu bilang maaf? Rasanya kurang kalau belum diberi pelajaran." Pipin tersenyum miring dan kakinya menendangi mereka satu per satu. Tidak ada guru dan penjaga sekolah sehingga mereka seperti bebas bisa melakukan hal ini yang menurut mereka menyenangkan padahal mereka tidak tau bahwa betapa sakitnya dibully seperti ini. Sekitar sepuluh orang yang m

