BAB 77 - Pilihan Icha

2505 Kata

Pagi itu Farid bangun lebih awal jadwal penerbangan mereka jam 09.00 pagi. Farid udah terbangun di jam 05.30. ia segera membersihkan tubuhnya, memakai pakaian rapih menyiapkan barang-barang miliknya. Hingga jam sudah menunjukkan pukul 06.30, ia keluar dari kamarnya. Pertama yang Farid liat adalah pintu kamar Tanisha yang tertutup dengan rapat. Tangan menggenggam erat pada pegangan koper kecil miliknya. Napasnya memberat seolah dia akan mendapatkan jawaban terburuk Tanisha selama hidupnya. Ingin memaksa? Tentu Farid ingin sekali rasanya tidak memberikan pilihan pada Tanisha. Karena dia pasti merasakan tidak adil, jika pada akhirnya Tanisha memilih Sabda. Tapi mau bagaimana lagi, jika itu membuat Anisa lebih bahagia daripada bersamanya, Farid harus merelakn Tanisha dengan berat hati. Cu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN