Bab 27

1010 Kata

Minggu, hari yang dinantikan para pekerja untuk bersantai dan libur. Tak terkecuali dengan Raihan dan Angel. Mereka bergandengan saling memegang erat tangan satu sama lain. Kali ini mereka berjalan-jalan menuju tempat butik langganan mama Raihan. Hari masih pagi, cerah berawan, senyum Raihan tak berhenti mengembang. Ada kesenangan tersendiri saat menggenggam tangan Angel, menunjukkan Angel hanya miliknya seorang. Tapi sayang, Angel sedari tadi gelisah dan malu, beberapa orang memperhatikan tangan mereka yang bertautan. Angel merasa agak risih dengan kelakuan Raihan yang selalu menempel dengannya. “Han, bisa lepasin aja?” Angel menatap Raihan dengan memelas, memohon perijinan untuk melepas tangan Raihan. Raihan menggeleng, dia tersenyum manja dan malah menarik Angel kedalam pelukannya, me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN