Bab 24

1011 Kata

"Sudah jangan dipikirin, yang terpenting lo dan keluarga udah tenang," ucap Raihan tersenyum dan mengusap kepala Angel Angel hanya tersenyum canggung saat Raihan mengusap Rambutnya "Om, tante sudah malam, saya pamit pulang dulu ya," ucap Raihan lalu mengulurkan tangannya untuk salim kepada orang tua Angel. Mereka memeluk Raihan seperti anaknya sendiri yang mereka sayangi. "Eh, tu-tunggu!" ucap Angel menahan tangan Raihan untuk pergi Raihan berbalik menatap Angel dan menghentikan langkahnya, manik matanya bertemu dengan Angel yang menyimpan sejuta lara dalam jiwanya, rasa hancur dan perih yang tak dapat Raihan leburkan dalam penglihatannya. "Ya?" tanya Raihan "Kamu tadi belum makan kan?" "Mau nemenin aku makan?" tanya Raihan kembali Dengan cepat Angel menganggukkan kepalanya serius

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN