Bab 23

1036 Kata

Hari mulai gelap, menunjukkan pukul 5 sore, Raihan bergegas keluar menuju parkiran, namun langkah kakinya terhenti saat mendengar perbincangan Angel dengan Cinsi. "Emang lo sama sekali enggak ada rasa gitu sama Raihan? Dia cakep lo, tajir lagi," ucap Cinsi "Enggak, bagi gue Raihan cuma sahabat gue sejak SMA, lo tau kan? Dia itu playboy, jadi kelakuan dia semanis apapun enggak akan ngaruh sama gue," jelas Angel "Dia itu serius sama lo Angel, kalian itu harusnya saling dewasa dong, saling melengkapi, jangan cuma temen doang, emang lo mau apa jomblo seumur hidup?" tanya Cinsi lagi sambil menekan tombol lift. "Udahlah, yang penting di hidup gue cuma satu, cari DUIT!" ucap Angel. Raihan menunggu pintu lift tertutup lalu menunggu selanjutnya. Ucapan Angel cukup menohok hatinya, sejak dulu m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN