Bab 40

1047 Kata

Gerald terbangun dengan kondisi kacau, kamarnya berantakan dan raut wajahnya terlihat suntuk. Gerald lalu bangun dan menuju kamar mandi, membasuh wajahnya dan menyikat giginya. Ketampanannya pudar entah kemana, Gerald sangat kacau. "s**t!" umpat Gerald. Tangannya mengepal erat dan meninju kaca di depannya. Gerald sangat marah dan kecewa, rasanya dia sangat membenci Aline. Julian-lelaki sahabat sejati Gerald, kini dia tidak bisa lagi melihat Julian karena Aline. Hanphone Gerald bergetar, Angel yang baru saja menikah kemarin menelponnya. “What?” ucap Gerald sinis. “Ck! Bilang salam dong, masa langsung sewot gitu? Lo enggak ngantor?” tanya Angel. Gerald mendengus kesal, dia langsung mematikan telponnya. Hanphonenya dia matikan, hari Senin ini harusnya dia bertemu client penting, tapi d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN