perseteruan

1009 Kata

Di markas Salavatrucha. "Lepaskan! lepaskan aku!" pekik Elena terus memberontak. Namun Lucian tak menghiraukan. Ia terus membawa Elena masuk ke dalam ruangan yang cukup besar dan menghempaskan tubuh Elena ke lantai. "Ahhk!' kening Elena terantuk hingga mengeluarkan darah. Elena bangun dan duduk sembari mengusap keningnya yang basah oleh darah. " Hahahaha!" Elena menurunkan tangannya menatap mereka yang mentertawakannya, ia melihat Lucian duduk di sofa bersama beberapa pria lainnya yang tak ia kenal. "Aku pikir kau masih punya hati di banding Reegan. Ternyata aku salah menilaimu..kau sama saja!!" seru Elena menatap benci ke arah Lucian. Lucian tertawa terbahak bahak, ia berdiri dan berjalan mendekat ke arah Elena, lalu ia jongkok di hadapan Elena. "Oya?" Lucian mengangkat dagu Elena.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN