Lessa membuka kedua matanya. Pagi ini dia sudah tersiksa dengan napas yang sesak seolah dadanya terhimpit batu besar. Dia kini duduk di pinggir kasur. Memijit kepalanya yang nyut-nyutan. Gadis itu melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Langkahnya loyo dengan tubuh seperti ingin ambruk berulang kali. Sejujurnya dia masih merasa kantuk. Hari ini, ia memutuskan untuk kembali bersekolah setelah hampir dua Minggu masa pemulihan. Lessa mematut diri di depan cermin. Seragam lengan panjang kini membalut tubuhnya. Lessa memang sengaja untuk memakai seragam lengan panjang untuk menutupi lebam-lebam serta bekas suntik dan kemoterapi di tangannya. Dan beruntungnya, SMA Amarilis membebaskan siswa perempuan untuk memakai seragam panjang atau pendek. Sehingga dia tidak perlu repot-repot m

