Bagi Rindang, waktunya sudah berhenti saat Awan pertama kali dikabarkan jatuh koma. Sejak saat itu dia tidak lagi menghitung sudah berapa banyak waktu berlalu, dia tidak pernah tahu hari ini berada di tanggal berapa, ada peringatan apa, atau sebagainya. Walaupun begitu hidupnya tetap berjalan dengan seharusnya walau tidak ada semangat yang dia rasakan. Dia masih menjalani kuliah, ujian, bahkan pelatihan kerja yang dilakukan oleh kampusnya. Rindang yang berada di peringkat atas dalam setiap kali ujian, menggantikan Awan, banyak ditawari menjadi guru di beberapa sekolah swasta maupun negeri. Bukan hanya itu, dia juga banyak menerima tawaran untuk bekerja di Penerbitan, entah sebagai penulis, editor atau perancang desain cover. Tapi dari semua itu, dirinya belum memutuskan apapun. Bahkan h

