Sesungguhnya Rindang sudah cukup merasa tenang saat Dokter berkata jika operasi yang dijalani oleh Awan berhasil. Dia merasa semua ketakutannya sudah lenyap, dan hanya tinggal menunggu hingga Awan kembali bangun dan tersenyum seperti orang bodoh layaknya biasa. Namun Rindang justru malah dibuat bingung sekaligus cemas keesokan harinya, saat dia datang ke rumah sakit dan menemukan Ibunda Awan yang menangis pilu dalam dekapan suaminya. Ada apa? Rindang ingin bertanya seperti itu, namun bahkan untuk melanjutkan langkahnya mendekat saja dirinya ragu. "Kamu enggak mau masuk?" Dia terhenyak, langsung berbalik abdan dan menemukan Langit datang dengan seorang gadis cantik di sisinya. Namun bukan itu yang merebut perhatian Rindang, melainkan wajah Langit yang tampak sangat lelah dan sedih. Ya

