Bab 15 Perhatian Bintang “Tante!” “Bu Tari!” Tari merasakan telinganya berdengung dan pipinya terasa nyeri akibat tamparan itu. Sampai-sampai dia yakin sudut bibirnya terluka, karena rasa perih terasa di sana. “Meskipun anak saya salah, sebagai orang dewasa tidak seharusnya Anda melakukan kekerasan.” Tari memandang tajam wanita yang terlihat salah tingkah itu. “Dan saya minta maaf atas ketidaksopanan anak saya, tapi saya tidak minta maaf untuk perbuatan Bintang yang membela temannya.” Wanita yang baru saja menampar Tari itu mengalihkan pandangan, ke manapun, asal tidak melihat orang-orang di ruangan itu. Salah tingkah. Setelahnya Ani, selaku guru BK mengambil alih pembicaraan hingga memutuskan hukuman apa yang pantas diterima oleh kedua remaja itu. “Terima kasih,” ucap Bintang seray

