Bab 34 Tentang Masa Lalu “Mas.” “Ya,” jawab Abi tanpa melepaskan pandangan dari laptop yang ada di pangkuannya. “Aku boleh tanya sesuatu?” Pria itu menoleh pada istrinya yang sedang berbaring miring, menghadapnya. Dia usap pelan rambut legam yang terasa halus di tangannya. “Mau tanya apa?” “Kata bapak, dulu Mas Abi pernah memintaku pada bapak, benar?” Menyunggingkan senyum tipis, Abi bergerak untuk meletakkan laptopnya di atas nakas, kemudian dia berbaring miring menghadap sang istri yang masih memberinya senyum lembut. Saat memulai cerita, ingatan Abi pun kembali pada kejadian berpuluh tahun lalu. *** Pemuda berseragam putih abu-abu yang tengah bersembunyi dari kejaran musuhnya, bersembunyi di balik tembok besar. Napasnya masih tidak beraturan akibat aksi kejar-kejaran tadi. In

