Chapter 34

1557 Kata

Sooya terlihat masih sangat terkejut oleh pengakuan pria di hadapannya saat ini yang mengatakan bahwa dirinya bernama Julian. Segala macam ingatan langsung berputar-putar dalam ingatannya membuat ia semakin membeku. "Aku masih hidup Bu," ucap Julian dengan nada bergetar. Sooya kembali menggeleng. "Kau sudah mati bagiku," ucap Sooya kemudian berlari masuk ke dalam rumahnya yang menyatu dengan kedai ramennya dan menutup pintunya. Julian langsung menyusul, mengetuk pintunya beberapa kali. "Bu, kenapa kau pergi? apa kau tidak merindukanku?" "Pergi! pergi dari sini! pergi!" teriak Sooya dari dalam. Tubuh Julian luruh ke lantai. Bukan pertemuan seperti ini yang ia inginkan. Ia sudah menantikan waktu ini sangat lama, tapi kenapa ibunya malah bersikap seolah-olah tidak menerima kedatangannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN