Chapter 57

1557 Kata

Erika menggapai-gapai ponselnya di atas nakas. Awalnya ia ingin membiarkannya karena rasa kantuk yang masih menyerang. Tapi karena panggilan telfon itu tidak berhenti juga, akhirnya Erika mengangkatnya. Sejauh ini bangun pagi masih menjadi masalah terbesarnya. Sudah bisa dipastikan siapa yang menelfonnya pagi-pagi begini. Jika bukan Arin, sudah pasti makluk paling dicintainya saat ini, Julian. "Selamat pagi Queen." "Pagi Love," balas Erika dengan suara serak khas bangun tidurnya. "Apakah Queen-ku masih tidur?" Meskipun matanya masih mengantuk, tapi bibirnya tidak bisa untuk tidak senyum mendengar pertanyaan lembut Julian. Ah nikmatnya bangun tidur sudah mendapat sapaan manis seperti ini. Erika merasa menjadi manusia paling beruntung di dunia ini meskipun ia sadar pasti masih banyak yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN