Erika yang sedang mengecek pekerjaannya terusik saat pintu ruang kerjanya terbuka. Terlihat Arin masuk bersama 2 orang yang membawa masing-masing satu kotak berukuran sedang di tangannya dan meletakkannya di meja yang berada di ruang kerja Erika. Setelah itu keduanya keluar dari ruangan setelah membungkuk sopan pada Erika sebelumnya. "Apa itu?" tanya Erika bangkit dari duduknya menghampiri Arin yang sudah terlebih dahulu duduk di sofa yang berada di depan meja. Dari kotaknya terdapat merk perusahaan Erika, sebenarnya bisa dipastikan bahwa isinya pasti parfum. "Parfum buatan ayahmu sudah selesai diproduksi ulang. Ini sebagai contohnya. Ada 33 macam aroma. Jika sudah kau setujui, masing-masing aromanya akan di produksi 10 botol saja." Arin membuka kotak itu dan mengeluarkan isinya. Erika

