*** Faldo merasa akhir-akhir ini waktunya bersama Sera semakin sedikit saja karena kehadiran Fajri dan Zion. Awalnya ia tak begitu khawatir pada Zion yang acap kali ia pergoki ditolak mentah-mentah oleh Sera. Namun, sejak lelaki bernama Fajri ini maju, Faldo merasa harus sedikit waspada. Bukan karena Fajri bisa mencuri perhatian Sera, tetapi karena Sera lebih memilih untuk ikut menghiraukannya ketika Dua lelaki lainnya menghampiri seperti ini. “Sial!” Faldo memaki sembari memukul stir mobilnya. Iya, saat ini lelaki tengah berada di jalan raya menuju apartemen sewaannya dari rumah Sera. “Gimana caranya dapatin Sera? Nggak rela aku kalau perjuanganku selama ini sia-sia,” ucap lelaki itu. Tanpa sadar cintanya telah berubah menjadi egois. Ia ingin memiliki Sera tanpa peduli perasaan peremp

