Raya POV Siang ini, Raya menepikan mobil di pelataran ruko mewah itu, di daerah Batam Center. Setelah merapikan dokumen di dalam map, ia masukkan map ke dalam tas tangannya. Tidak lupa, tangan kanan meraih buket bunga dalam vas yang tadi ia ambil di toko bunga sebelum ke tempat ini. Setelah semua siap, ia bergegas masuk ke dalam gedung. “Siang, Mbak Ina.” Sapa Raya pada seorang wanita yang duduk di salah satu kubikel. “Ibu ada kan?” “Eh, Mbak Raya.” Ina, asisten si ibu yang akan ia temui ini tersenyum. “Ada mbak, di ruang meeting. Tapi lagi ada tamu, jadi mbak tunggu sebentar ya?” “Oke.” Raya lalu duduk di sofa ruang tunggu itu, sembari mengecek ponselnya. Buket bunga dan tas ia letakkan di atas meja. “Bagus banget bunganya, mbak.” “Iya mbak Ina, biasa, titipan Pak Bos untuk Ibu.”

