Fajar POV Dua minggu sudah Fajar di Amerika, melalui serangkaian tes dan pemeriksaan kesehatan. Besok, hari yang ditunggu tiba. Operasi transplantasi jantungnya. Ia memang beruntung, mendapat posisi pertama di daftar pasien yang memerlukan donor, dan tidak lama menunggu, jantung yang cocok untuk tubuhnya ada, dari pasien brain dead di rumah sakit itu. Meski begitu, tetap saja ia khawatir tak bisa selamat. Jadi jauh sebelum menjalani operasi, ia meminta Bayu melakukan suatu hal untuk seseorang yang begitu berharga di Indonesia. “Akhirnya lo operasi juga besok, nggak sabar banget gue liat lo sehat lagi.” Bayu berkata sembari tersenyum lebar. Sepupunya ini bilang akan menunggui di rumah sakit, setidaknya hingga ia selesai operasi. Tapi Fajar yakin alasan terbesarnya Bayu masih di Amerika be

