Part 26 Fakta 2

1213 Kata

“Ares..” ucap Chika berbinar melihat kehadiranku di depan pintu apartemennya, “Aku kangen banget.” lanjutnya kemudian memeluk gue begitu erat. Aku tak menolak, membiarkan dia mengira kalau aku adalah Ares. Setelah cukup lama, aku melepas pelukannya dan mengajak dia masuk tanpa mengeluarkan suara. Kami duduk diatas sofa dengan tangannya yang masih memegang lenganku erat. Ckk.. menyebalkan.-batinku.  “Aku lagi ngidam. Pengen ayam bakar, kamu mau temenin aku kan.” “Hmm..” “Ih.. ko gitu jawabnya.” rajuknya membuatku semakin muak.Aku melepas tangan dia yang sedari tadi merangkul lenganku. Kemudian menatap dia denga tajam, aku yakin kalau dia akan menyadari aku adalah Arvin. Matanya membulat, bisa ditebak kalau dia tahu. “Arvin..” lirihnya. Aku mencengkram tangannya cukup kuat. “Lo atau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN