Part 45 Rahasia Arvin

1756 Kata

“Maafin Bunda sama Ayah karena baru bisa temuin kamu.” Kia masih dalam pelukan tante Lusi, setelah mencurahkan perasaan bersama di ruang tamu tadi saat ini kita berempat sudah pindah ke ruang tengah yang bisa disebut dengan ruang keluarga. Sedari tadi Kia tak ingin jauh dari Ibunya bahkan masih berada dalam dekapan tante Lusi, aku dan juga om Dani memperhatikan mereka dan terseyum bersama. “Gapapa, Kia seneng sekarang bisa ketemu kalian.” Gumam Kia dengan suara yang serak karena habis menangis. “Kami juga bahagia akhirnya bisa ketemu sama kamu lagi.” ucap om Dani. “Iya, selama ini kami mencari kamu kemanapun, sampai akhirnya Bunda bisa ketemu sama nak Ares, dan kita bisa ketemu seperti ini.” ucap tante Lusi menatapku dengan wajah yang tampak begitu bahagia. “Terimakasih, Ares.” Lanj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN