Kepala Arma pening oleh desakan sesuatu yang sudah lama tidak dirasakan. Bersama Vezy, dia menembus batas-batas yang telah ditentukan untuk tidak berdekatan dengan lelaki. Bersama Vezy, sudah tidak terhitung berapa kali lelaki itu menggoda dan mengecupnya. Sekarang, meledak semuanya. Begitu pula dengan Vezy. Baginya mudah berciuman dengan seorang wanita tanpa status. Meski begitu, dia tidak pernah mencium sembarang wanita. Hanya beberapa wanita saja yang menarik perhatiannya. Arma termasuk di dalamnya. Vezy merasa ada sesuatu yang menarik dari diri Arma. Wanita itu memiliki paras yang cantik dengan penampilan sederhana. Gaya berpakaian wanita itu sopan. Tetapi, tetap memiliki magnet untuk menarik para lelaki. Vezy berani bertaruh, banyak wanita cantik di luar sana dengan tubuh kurus dan

