17-TIDAK ADA PESONA?

1680 Kata

“Gila! Capek banget gue!” Keluhan itu mungkin sudah puluhan kali Razi dan Arma dengar selama kurang dari dua jam. Tentu yang mengeluh adalah Vezy. Sejak keluar dari hotel, lelaki itu sudah ogah-ogahan. Bahkan beberapa kali menghentakkan kaki, katanya lelah. “Duh! Capek banget!” Vezy menyelonjorkan kaki. Saat diam, dia merasa di dalam tubuhnya ada yang bergerak dan membuat lelah itu semakin bertambah. “Ngapain, sih, pake delay? Nggak tahu orang capek apa?” Seketika Vezy berdiri dan mengibaskan tangan. Razi geleng-geleng. “Udah biasa.” “Sering kayak gitu?” tanya Arma pelan. “Ya. Siap-siap aja orang di sekitarnya bakal disalahin.” Arma menatap Vezy yang berjalan menjauh lalu kembali sambil mengacak rambut. Dia menahan tawa, ingat saat semalam Vezy tertidur di samping kolam. Entah pukul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN