Mobil yang dikendarai Vezy mulai melewati jalanan yang semakin sempit. Dia menatap GPS yang terus mengarahkan ke jalan itu. “Yakin, nih?” Arma ikut khawatir karena jalanan hanya bisa dilalui oleh satu mobil saja. Bahkan motor yang didepanpun terpaksa berbalik dan mengalah. “Nggak salah, kan?” “Informasi dari Tedo ini,” jawab Vezy. “Tapi, jalanan makin kecil, Vez!” Kreek.... Bagian samping mobil Vezy sepertinya ada yang bersenggolan dengan papan depan tembok. “Nggak bisa, deh ini!” Arma menatap depan, jalanan terus sempit. “Udah, yakin aja!” Arma memegang sabuk pengaman dengan erat. Dia berdoa semoga jalanan kembali lebar. Satu yang terpenting, semoga tidak ada yang membahayakan. Tak lama, mereka sampai di ujung jalan. Vezy membelokkan mobil ke kiri dan melihat motor-motor yang berj

