Cerita Selanjutnya
Ketika Torus Mengintip Dewi Yang Sedang Mencuci Baju Tiba-tiba Saiful lewat Dan Melihat Torus Yang Sedang Mengintip Wanita Idamannya, Kemudian Terjadilah Pertengkaran Hebat Antara Torus Dengan Saiful Melihat Kejadian Itu Dewi Langsung Bergegas Pergi Ke Desa Tempat Dewi Tinggal Sementara Torus Dan Saiful Masih Terus Berkelahi Hingga Tiba-tiba Saiful Mengambil Batu Dan Melemparkannya Kepada Torus Sehingga Kepala Torus Yang Terkena Lemparan Batu Itu Mengeluarkan Tinta Merah, Melihat Keadaan Torus Seperti Itu Saipul Langsung Pulang Kerumah Dengan Detak Jantung Yang Berdebar Kencang Karena Ketakutan. Torus Yang Terkena Lemparan Batu Itu Hingga Mengeluarkan Tinta Merah Langsung Bergegas Ke Kantor Polisi Melaporkan Kejadian Itu, Sementara Saipul Yang Sudah Sampai Dirumah Menceritakan Kejadian Itu Kepada Ibunya Kemudian Ibunya Berkata:
Ibu : " Nak Sepertinya Kamu Harus Pergi Ke Kota Supaya Kamu Tidak Ditangkap Polisi Nak, Kamu Harus Berangkat Nanti Malam Nak "
Saipul : " Bu... Aku Sangat Menyayangi Ibu Aku Tidak Mau Meninggalkan Ibu Sendirian Disini Bu " ( Dengan Suara Yang Tersedu-sedu Menahan Tangisannya )
Ibu : " Ibu Tidak Apa-apa Nak.. Ibu Lebih Sayang Kepadamu Dibandingkan Nyawa Ibu, Pergilah Ke Kota Nak Cari Kebahagiaanmu Disana Nak Suatu Saat Nanti Baru Datang Temui Ibu Nak "
Saiful : " Baik Bu Aku Akan Berangkat Nanti Malam Aku Berjanji Akan Datang Kembali Melihat Ibu, Aku Sangat Menyayangi Ibu " ( Dengan Nada Keterpaksaan )
Ketika Malam Tiba Saiful Langsung Bergegas Mengumpulkan Pakaiannya Kedalam Koper Setelah Selesai Saipul Pamit Kepada Ibunya ;
Saiful : " Bu... Aku Pergi Dulu Ya Bu Aku Tidak Akan Pernah Melupakan Ibu, Suatu Hari Nanti Aku Akan Datang Menjenguk Ibu... Ibu Jaga Kesehatan Ya Bu... " ( Dengan Nada Lembut
Ibu : " Iya Nak Do'a Ibu Akan Selalu Menyertaimu Nak "
Dengat Berat Hati Saipul Menyalam Dan Mencium Ibunya, Kemudian Naik Kedalam Bus ( Saipul Melambaikan Tangan Kepada Ibunya Yang Dipenuhi Dengan Air Mata )
Sesampainya Di Kota Saiful Bingung Mau Mulai Darimana Dia Berjalan Tanpa Arah Tiba Malam Hari Saiful Terpaksa Tidur Di Halte Bus, Keesokan Harinya Saiful Melanjutkan Perjalanannya Saiful Mencari Kerja Kesana Kemari Hingga Matahari Terbenam Namun Tak Kunjung Dapat Terpaksa Lagi Saiful Mencari Tempat Untuk Istirahat Hingga Saiful Melihat Halte Lagi Dan Saiful Tidur Disana Dengan Suara Perut Yang Seperti Gunung Berapi Yang Mau meletus, Hari Ketiga Saiful Melanjutkan Mencari Pekerjaan Namun Tetap Tak Kunjung Dapat Juga Sampai Matahari Terbenam.
Ketika Saiful Mencari Tempat Untuk Istirahat Tiba-tiba Seorang Wanita Tergeletak Di Pinggir Jalan Dalam Keadaan Mabuk Berat Kemudian Saiful Membawa Wanita Itu Ke Salah Satu Halte Dimana Saiful Mau Tidur Disana, Saiful Menjaga Wanita Itu Semalaman Hingga Pagi Hari Wanita Itu Tersadar Dari Mabuknya. Wanita Itu Terkejut Ketika Saiful Ada Disampingnya Dengan Keadaan Tertidur Saat Duduk Ketika Menjaga Wanita Itu, Kemudian Wanita Itu Membangunkan Saiful Dan Mereka Berkenalan Satu Sama Lain;
Rina : " Siapa Namamu? " ( Ucap Rina Pada Lelaki Yang Disampingnya )
Saiful : " Nama Saya Saiful, Maaf Sudah Membawamu Ke Halte Ini Tadi Malam Kamu Mabuk Berat Makanya Ku Bawa Kesini " ( Ucap Saiful Pada Rina )
Rina : " Terima Kasih Ya Sudah Menjagaku Semalaman, Oh Iya Kenalin Nama Ku Rina Kamu Hendak Kemana? " ( Ucap Rina Pada Saiful )
Saiful : " Aku Tidak Tau Mau Kemana Aku Sudah Dua Hari Ini Mencari Kerja Tapi Tak Ada Hasilnya "
Rina : " Kenapa Tidak Pulang Kerumah Tempat Tinggalmu? "
Saiful : " Aku Tidak Punya Rumah " ( Ucap Saiful Dengan Nada Lembut )
Rina : " Ohh Ya Sudah Mari Kita Kerumahku Saja Kebetulan Di Rumah Ku lagi Butuh Karyawan Kamu Bisa Kerja Dan Tinggal Disitu "
Saiful : " Terima Kasih Bu " ( Ucap Saiful Dengan Nada Senang )
Rina : " Mari Ikut Dengan Ku "
Saiful : " Tapi Kalo Aku Tinggal Dirumah Ibu Aku Takut Suami Ibu Marah Bu " ( Ucap Saiful )
Rina : " Tidak Apa-apa Aku Hidup Sebatang Kara Kok Aku Sudah Lama Bercerai Dengan Suami Ku Nanti Sampai Dirumah Aku Ceritakan Kebetulan Aku Butuh Tempat Cerita " ( Ucap Rina )
Saiful : " Ohhh Maaf Ya Bu "
Rina : " Tidak Apa-apa Yasudah Mari Ikut Denganku Kerumah "
Saiful : " Mari Bu "
Sesampainya Dirumah Rina, Saiful Terkejut Melihat Rumah Rina Yang Begitu Mewah Yang Hanya Dihuni Rina Seorang Janda Sendirian Tinggal Di Rumah Yang Mewah Dan Luas. Rina Mengajak Saiful Masuk Ke Dalam Rumah Kemudian Rina Bercerita Tentang Kisahnya Kepada Saiful. Rina Bercerita ;
Rina : " Dulu Aku Hubungan Keluarga Ku Sangat Romantis, Tiap Hari Aku Dan Suamiku Makan Makanam Sederhana Makanan Itu Terasa Enak Meskipun Sederhana Karena Di Dalamnya Begitu Bangak Kasih Sayang Yang Ada. Tetapi Lama Kelamaan Hubungan Kami Memudar, Suamiku Lebih Sering Makan Diluar Tanpa Mengajak Aku, Aku Semakin Curiga Kepada Suamiku Hingga Suatu Hari Aku Melihat Suamiku Sedang Makan Diluar Disampingnya Ada Seorang Perempuan Tapi Aku Menghilangkan Rasa Penasaranku Untuk Mengetahui Siapa Wanita itu, Mungkin Hanya Kawan Kerja Dalam Hatiku Kemudian Aku Pulang Dan Melakukan Pekerjaan Rumah Seperti Biasanya.
Saiful : " Trus Gimana selanjutnya " ( Ucap Saiful )