Abizar tidur begitu nyenyak, sama sekali tak terusik dengan kegaduhan di kamar rawat putranya. Mereka yang di sana pun seolah sengaja membiarkan lelaki itu istirahat barang sejenak, apalagi setelah tahu bahwa Abizar baru benar-benar tidur setelah menunaikan shalat subuh. Pasti sulit membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan, mengingat Abizar memegang posisi penting bagi keduanya. Keluarga Gema saat ini dalam formasi lengkap. Ada kakek, nenek, ibu, pun ayahnya. Sejak beberapa menit yang lalu, Rahmi sedang membantu Gema membersihkan tubuh, meski hanya menyeka dengan waslap yang lebih dulu diceburkan ke dalam air hangat. Gema sendiri tampak menikmati. Bukan apa-apa, rasanya sudah lama sekali ia tidak menerima sentuhan sehangat itu dari seorang perempuan. Kiara mengamati dalam diam apa yan

