Suara lengkingan memilukan terdengar menggema di seluruh sudut hutan. Tanganku yang menghujamkan pedang pada Marygold terasa panas, tapi aku tak rela melepaskan pedangku. Setelah lengking kesakitannya berakhir, tubuh Marygold mendadak berubah menjadi puluhan ekor gagak hitam. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, Xonuds segera membakar puluhan ekor gagak hitam itu hingga tak bersisa. Aroma daging yang terbakar tercium sangat jelas dan membuatku merasa mual. “Sudah berakhir,” ucap Xonuds sambil terduduk di tanah. Sinar bulan terlihat dengan jelas, seakan menerangi kami berdua. Tidak ada yang tersisa selain beberapa helai bulu gagak hitam yang berterbangan. “Aku harus segera melihat keadaan Ilona!” ucapku panik dan tanpa pamit segera meninggalkan Xonuds yang masih terduduk melepaskan lelahn

