Naura menatap rantang di tangannya sembari mengukir senyum. Wanita itu kini berada di dalam mobil, tengah dalam perjalanan menuju kantor Aril dengan diantar oleh Pak Irwan—mantan supir Bu Sandra. Dulu saat Bu Sandra meninggal, Pak Irwan memilih berhenti bekerja, tetapi kini Aril memintanya bekerja kembali untuk menjadi supir istrinya. Naura sampai di kantor Aril. Tadinya ia sangat bersemangat ingin mengantarkan Aril makan siang tanpa diketahui suaminya itu. Namun, setelah tiba di kantor ia tiba-tiba merasa deg-degan. "Permisi, Pak," ucap Naura menyapa satpam yang menjaga di pintu. Satpam tersebut menoleh, ia merasa tak asing dengan wajah Naura. "Istrinya Pak Aril, ya? Bu Naura?" tebak Satpam tersebut, ia pernah melihat foto Naura di i********: Aril. Naura mengangguk, menanggapi pertanya

