Flo dan keluarganya meninggalkan restaurant, Flo berniat untuk pulang ke apartement. Namun Papanya menarik tangan Flo lantas mendorong tubuhnya masuk mobil sang Papa untuk ikut pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, pipi kiri Flo ditampar oleh sang Papa. "Maksud kamu apa bilang ingin mengakhiri pertunangan kamu dan Pras, Hah? Kamu tahu kan, Pras itu lebih dari segalanya dari pada pacar kamu yang miskin itu." Bentak Papa Flo. "Tapi Flo tidak mencintai Pras, Pa" Jawab Flo tak kalah tinggi nadanya. "Sudah Papa katakan, cinta itu bisa tumbuh sendiri seiring berjalannya waktu. Pokoknya Papa tidak mau tahu, kamu harus kembali jadi tunangan Pras! Lagian dulu kamu pernah mencintanya, bukan? Jadi apa sulitnya sih? Kalau kamu bisa mengambil harta kekayaan dia, hidup kita akan lebih baik, Flo."

