Pras memeluk tubuh ringkih Kinar, mencium puncak kepala Kinar berkali kali. Bahkan Pras sempat mengabadikan momen terakhirnya bersama Kinar. Hari ini Pras akan terbang ke Jakarta. Itu artinya mereka akan berpisah. Kalau diberi pilihan, Pras akan memilih untuk tinggal selamanya disini. Namun Pras juga memiliki tanggung jawab yang besar di Jakarta. Dan sesuai saran Kinar, bahwa Pras harus melanjutkan hidupnya bersama pilihannya. Setelah sholat subuh, Pras langsung ke rumah Kinar. Berniat berangkat ke bandara dari rumah Kinar. Pesawat yang akan Pras naiki akan berangkat sekitar jam delapan pagi. Tangan Pras tidak pernah melepaskan tangan Kinar, digenggam sangat erat. Kinar sendiri juga berat untuk melepaskan kepergian Pras, tapi inilah takdir. "Hari ini aku tegaskan, bahwa diantara kita

