“kamu bebas pilih yang mana saja yang kamu suka, Sayang.” Ucap Mama Evi pada Kinar. “Kinar bingung, Ma. Semuanya cantik cantik soalnya.” ucap Kinar. “terserah kamu, mana yang kamu sukai tunjuk saja biar diambilkan sama Mbak Mbaknya!” “kalau yang ini gimana, Bu? Ini gown rancangan terbaru dari kami.” Pegawai butik menunjuk sebuah gaun warna putih tanpa lengan dengan aburan payet di bagian dadanya. Mama Evi mendekat dan mengecek tekstur dari kainnya. “sepertinya bahannya bagus dan dingin, tidak terlalu ribet juga, dan elegan. Mbak coba minta tolong turunkan ya, Mbak, biar dicoba sama calon mantu saya.” pinta Mama Evi, “Sayang, kamu ikut Mbaknya ke ruang pas ya.” Pinta Mama Evi ke Kinar, Kinar pun langsung ikut pegawai Boutiq ke ruang pas. “gimana menurut Mama?” Beberapa saat kemudian Ki

