Prisma membukakan pintu kamar untuk Pras, mengkode untuk membujuk Kinar yang sedari tadi masih berdiam diri di balkon kamar Prisma. Kinar sedang melamun, tubuhnya bersender ke tiang sambil bersedekap tangan. Prisma meninggalkan Pras, memberikan ruang untuk Pras dan Kinar untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Lantas Pras menutup kembali pintu kamar dan menuju ke arah Kinar, Pras melingkarkan kedua tangannya di perut Kinar dari arah belakang. "Maafkan aku, aku tidak bermaksud kasar. Aku hanya kebawa emosi saja, aku tadi khawatir tentang keadaan kamu, dan setelah aku menemukan kamu, kamu malah cuekin aku." Sekilas Kinar melirik Pras dari ekor matanya. "Bee, aku benar benar minta maaf. Dengarkan penjelasan ku!" Pras memutar tubuh Kinar menjadi berhadapan dengannya. "Tadi sehabis meeting

