Sudah tiga puluh menit lebih Kinar memutar mutar benda pipihnya, namun dia masih dilema untuk memutuskan pilihannya. Calon mertuanya tadi mengirimkan beberapa gambar dekorasi gedung dan beberapa pilihan souvenir. Dan semua itu bagi Kinar bagus semua hingga membuat Kinar bingung mau pilih yang mana. Tentu semuanya bagus, karena Bu Evi memang mencari yang terbaik untuk resepsi pernikahan Kinar dan Pras. "Kenapa atuh Neng mukanya kayak bingung begitu atuh?" Tiba tiba Bunda datang mengagetkan Kinar. "Eh Bunda, iya nih, tadi Mama Evi ngirimin beberapa foto dekorasi dan souvenir, dan Inang sekarang lagi bingung nentuin dekorasi dan souvenir yang mana yang pantas untuk pernikahan Inang. Soalnya semuanya pada bagus." Adu Kinar pada Bunda. "Mau Bunda bantu pilihin gak?" Tawar Bunda. "Boleh, Bun

