Sore hari Kinar merasa bosan dengan kegiatan rumah yang itu itu saja, Kinar turun untuk mencari keberadaan Bi Narsih. Di dapur dan di halaman belakang wanita paruh baya tersebut tidak kinar temukan, Kinar memutuskan untuk ke halaman depan. Wah benar ternyata, wanita paruh baya tersebut sedang menyapu halaman depan. “Bi,” panggil Kinar. “iya, Non?” Bi Narsih langsung meletakkan sapu serta cikraknya dan menghampiri Kinar. “sudah selesai nyapunya?” “belum, Non, masih tinggal separuh lagi. Ada yang bisa Bibi bantu Non?” “tidak ada, Bi, malah aku pengen bantuin Bibi.” “waduh jangan Non, nanti kalau den Pras tahu Non Kinar bantuin pekerjaan Bibi nanti dimarahin loh, Non. Sudah Non Kinar duduk santai saja, habis ini paling juga selesai Non.” “ya sudah kalau gak boleh bantu nyapu, aku bant

