Setelah telepon dari sang Mama ditutup, Pras langsung mencari kunci mobilnya. Namun karena panik membuat Pras lupa menaruh kunci mobilnya dimana. Dia mengacak rambutnya kasar sambil mengingat kembali kunci mobilnya dia taruh dimana. Setelah mengeluarkan semua isi tas nya dan akhirnya kunci mobilnya dapat ditemukan. Pras berlari keluar ruangan membuat sekretarisnya bingung apa yang sedang terjadi pada Bos nya tersebut. Keluar dari lift yang memang khusus untuk petinggi, tubuh Pras mematung. Seseorang yang berada di hadapannya pun ikut mematung dan barang sesaat tubuh Pras menubruknya. “jangan tinggalin aku, aku gak sanggup kalau harus kehilangan kamu lagi, aku mohon!” pinta Pras dalam pelukan Kinar. Ya, yang sedang Pras peluk adalah Kinar. Kinar memutuskan untuk menghampiri Pras setelah

