153. Si Paling Iseng

1202 Kata

Permata membuka mata. Mengedepankan pandangan ke sekitar lalu bangun saat menyadari tidur sendiri di kamarnya. Turun dari ranjang dan pergi ke kamar utama. Diam sejenak sambil menatap ayah yang sedang tidur sambil memeluk ibu. Sementara wanita itu berbaring menyamping menghadap adik bayi. Permata naik ke atas tempat tidur. Menyelipkan diri di antara ibu dan adik. Kemudian memeluk wanita dewasa itu. Tak lama ia berbalik menghadap adik saat mendengar suara mengejekan. "Ade bobo lagi, ya ...." Menepuk pelan tubuh adiknya, seperti yang sering lihat dilakukan orang dewasa. Setelah Vanilla kembali tertidur, Permata membelakanginya lalu memeluk erat sang ibu. Sudah lama ia tidak tidur sambil memeluk ibu. Binar yang tidak sepenuhnya sadar, memeluk tubuh kecil itu dengan mata masih terpejam da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN