Huekk... Huek.. Sampai saat ini, sudah lebih dari sepuluh kali Jasmine bolak-balik kamar mandi hanya untuk mengeluarkan isi perutnya. Ia begitu lemas dan lelah karena mualnya tidak kunjung mereda. Sejak jam lima pagi hingga sekarang jam menunjukkan pukul delapan pagi, Susi dan Mina terus membantu menenangkan dan menemani Jasmine tanpa adanya Ari. Bukannya Ari tidak mengetahui kondisi Jasmine yang terus mual, tapi keberanian untuk bertemu Jasmine belum hadir dalam dirinya sampai saat ini. "Mau ini bayi apa sih?" sungut Jasmine kesal memukul tempat tidur. "Please, jangan buat gue makin sengsara!!" cetus Jasmine sembari menatap perutnya yang masih rata. "Mbak harus makan biar enggak mual lagi," bujuk Susi lagi-lagi yang membuat Jasmine menatapnya datar. "Saya udah bilang enggak mau maka

