bc

Lost Star

book_age18+
88
IKUTI
1K
BACA
love-triangle
drama
sweet
campus
first love
friendship
love at the first sight
friends
like
intro-logo
Uraian

Apakah cinta akan menemukan tempat untuk ia berlabuh???

-Sebagaimana di dunia nyata, di dalam cerita fiksi pun cinta juga mempunyai kesulitan tersendiri untuk diterima oleh orang yang dituju. Hayooo... siapa yang sedang jatuh cinta, nih??-

chap-preview
Pratinjau gratis
Prolog - Cerita Tasya
"Huu..huu..huu.., dia jahat banget! Bilangnya dia cuma cinta sama aku, nyatanya dia selingkuh sama cewe lain, huu..huu...huuuu." Tere menangis sekuat-kuatnya. Sore itu, Tere menghubungi Tasya dan Nadya, dia mengajak mereka berdua untuk bertemu di salah satu cafe kesukaan mereka. Sesampainya disana, Tere sudah menangis sesenggukan di pelukan Nadya dan mengabaikan pesanan yang sudah dihidangkan di hadapan mereka. "Yaudahlah, Re. Jangan buang air matamu dengan percuma untuk cowo b******k seperti dia." Nadya mencoba menghibur Tere. "Hiks, hikss. Tapi, aku cinta sama dia, Nad. Aku selalu berusaha untuk meluangkan waktuku untuknya, aku selalu mendengar keluh kesahnya, aku..aku.." Tere tidak sanggup melanjutkan kalimatnya, air matanya kembali turun dengan deras. Yah, ini bukan kali pertama Tere seperti ini. Tere anak yang mudah untuk jatuh cinta dengan orang lain, dia bahkan rela memberikan apa saja agar orang yang dicintainya selalu berada disampingnya, tetapi selalu berakhir dengan penghianatan. Diantara kami bertiga, penampilan fisik Tere yang lebih menonjol. Tinggi, putih, rambut hitam lurus dan tebal, mata yang bulat besar, hidung yang mancung dan tubuh yang molek seperti gitar Spanyol. Tere juga merupakan anak tunggal dari pengusaha sukses, dia tidak pernah kekurangan secara materi. Dia bisa membeli apapun hal yang diinginkannya dengan kekayaan orang tuanya yang melimpah, namun diatas itu semua tentu ada yang harus dikorbankan. Dia harus merelakan waktu yang seharusnya bisa dia gunakan untuk bersama dengan orang tuanya. Kedua orang tuanya lebih sering menghabiskan waktu mereka diluar kota untuk melakukan pekerjaan mereka daripada bersama dengan Tere. Untuk menutupi semua itu, dia berusaha mencari perhatian lain dari luar, berusaha mendapatkan seorang pacar yang dapat menemaninya. "Sya, bantuin dong hibur Tere, jangan hanya diam saja!" "Hahaha." Tasya tertawa datar, membuat Tere berhenti menangis dan sekarang mulai menatapku. "Kamu kenapa sih, Sya?" Tanyanya. "Kalian tahu kan kalau emosi itu terbagi dua? Tertawa, tersenyum, gembira, itu merupakan emosi positif. Sedangkan menangis, marah, kecewa, itu merupakna emosi negatif. Nah, jika aku berada di posisimu, aku lebih memilih untuk menertawakan kebodohanku daripada menangisinya dengan percuma. Aku juga akan merasa lebih senang jika aku dapat mengetahui kebusukan cowo itu lebih cepat, daripada aku mengetahuinya setelah bertahun-tahun berpacaran dengannya." Ucapku cuek. "Jangan gitu dong, Sya! Ini teman lagi sedih begini kok kamu malah bicara ketus begitu?" Kata Nadya menengahi. "Bukan berbicara ketus, Nad. Aku hanya ingin Tere sadar dan berpikir secara realistis. Kamu juga tahu kan, kalo ini bukan pertama kalinya Tere diselingkuhin. Seharusnya dia lebih berhati-hati untuk memilih pacar." "Itu karena kamu belum pernah jatuh cinta aja, Sya! Kamu belum pernah merasakan senang dan berdebar-debar dicintai ataupun mencintai lawan jenis. Kamu juga belum pernah merasakan sakitnya dikhianati padahal kamu sudah memberikan seluruh hatimu untuknya. Kamu tidak bisa berkomentar seperti itu sebelum kamu pernah mengalaminya sendiri." Tere memberi pembelaan. "Yah, makanya jangan berikan sepenuh hati dong! Ini yang ketiga kalinya dalam satu tahun ini kamu dikhianati. Seharusnya kamu bisa belajar untuk tidak mudah jatuh cinta dengan orang lain dan tidak harus mengiyakan semua perkataan pacar hanya agar dia selalu berada disampingmu." Tasya mengatakan ini bukan karena dia membenci Tere atau merasa iri dengannya. Justru Tasya sangat menyayanginya. Tasya paham jika dia hanya ingin mencari perhatian yang tidak didapatkannya dari rumah. "Sya, tunggu saja jika kamu berada di posisiku, disituasi saat kamu menyukai seseorang tetapi malah dikhianati. Jika kamu menangis, aku akan jadi orang pertama yang akan menertawakanmu, seperti yang sudah kamu lakukan tadi." "That will never happen! I promise!" "Well, we will see!" Nadya hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat keributan antara Tasya dan Tere. -Cerita Tasya pun dimulai-

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
193.0K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1K
bc

Kali kedua

read
221.1K
bc

TERNODA

read
201.2K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
22.0K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
33.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook