Bab 23 - Promise

741 Kata

James membuka jaketnya yang ada di tubuh Tasya, kemudian membaringkannya dengan perlahan di atas tempat tidur Tasya. James menyelimuti Tasya dan mengatur suhu AC di kamarnya.  'Tidur yang nyenyak, my princess.' James mengusap kepala Tasya kemudian hendak pergi untuk mengambil minuman. Langkah James terhenti, karena Tasya tiba-tiba saja menggenggam tangannya, namun masih dalam keadaan tidur. "Ma... Pa..." Tasya mengigau, memanggil kedua orang tuanya yang sudah tiada. "Nenek, hikss.. nenek..." kini Tasya menangis dan memanggil neneknya yang juga sudah tidak ada. Hati James terasa pilu melihat keadaan Tasya. James pun terduduk di samping tempat tidur Tasya, lalu mengusap air mata Tasya. "You are a strong girl. Aku janji akan selalu melindungimu!" James mengecup tangan Tasya. ~~ Tasya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN