Rasanya, Alan masih ingat betul bagaimana awal jadiannya dengan Clara waktu kelas dua SMA. Gadis itu memberikan amplop berwarna merah muda yang membuat kening Alan berkerut dalam. Dulu, Alan dengan bodoh bertanya apakah gadis itu ingin menitipkan surat untuk wali kelas mereka, dan ternyata itu adalah surat cinta. Waktu awal bertemu Clara yang dasarnya tidak terlalu tinggi, gadis itu nampak begitu imut. Melihat Clara seakan melihat Aliana adiknya yang dulu sempat ia puja-puja. Sekarang mah boro-boro, kalau memuja Aliana sama saja dengan memuja setan! Bisa-bisa Alan masuk neraka yang paling panas dan paling dalam! Lelaki itu lalu tersentak saat seseorang duduk di depan mejanya. Alan tercenung, gadis yang kini menampilkan senyum kecil penuh kecanggungan itu nampak berbeda dari in

