Chapter 20

2107 Kata

Alan dan Kiara kini tengah duduk di bawah rindang pohon yang sejuk. Mereka sudah kelelahan sehabis bermain air, dan keduanya kini basah kuyup bukan main.             “Ra,” panggil lelaki itu yang dibalas gumaman kecil oleh Kiara. Lelaki itu menyangga tubuhnya dengan kedua tangannya, menatap lurus kearah pantai yang tak berujung itu. “Menurut lo reputasi itu penting nggak sih?”             Kiara terdiam, gadis itu menunduk dan memainkan pasir di sela kakinya. Ia lantas menghendikkan bahunya, terdiam lama seolah enggan menjawab pertanyaan lelaki gondrong itu. “Penting ya?” tanya Alan lagi. Lelaki itu menolehkan kepalanya barang sebentar, memberikan tatapan pada gadis itu bahwa ia harus menjawab pertanyaan Alan.             Kiara menekuk wajahnya, “Bagi gue sih penting,” jawab gadis itu d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN