"Kita dipertemukan, dalam keadaan yang tidak pernah terpikirkan." Menjauh dan melupakan sudah tertera dalam kamus hidup barunya sekarang. Tatapannya tertuju ke deretan huruf notasi lagu yang akan dibawakan nanti di acara yang tidak bisa ditolak, apalagi digantikan oleh gitaris lain. Dihirupnya udara dalam-dalam, mencoba menenangkan semua ketegangan dan kekecewaan. Ia masih marah kepada sang ibu, tetapi ia tidak kuasa selama satu minggu mendiamkan, seolah semuanya akan terbiasa, sayang ia kembali ke pelukan ibunya dan meminta maaf. Semua takkan dilakukan tanpa alasan, sejuta kasih sayang diutarakan, bukan karena balas dendam saja. Namun, lebih mementingkan kehidupan baru dan melupakan masa lalu. Sampai di restoran yang telah dipersiapkan untuk acara ulang tahun seorang anak dari pemilik k

