Bab 85

1020 Kata

"Mas masih banyak yang ngantri, apa tidak apa-apa kita lewati gitu?" tanya Dellia sambil berbisik pada Adam, ia tidak enak pada ibu-ibu hanya yang menunggu. Bagaimana tidak enak, banyak ibu hamil yang duduk di kursi dengan perut besar dan sepertinya sedang menunggu lama untuk dipanggil. Sudah biasa bahwa rumah sakit ini sangat jarang sepi pengunjung, karena kualitas rumah sakit yang tidak bisa diragukan lagi. "Tidak masalah, Mas udah pesan dari tadi pagi. Ayo masuk." Adam menarik tangan Dellia agar langsung berjalan masuk ke ruangan. "Ayo sayang," ucap Adam lagi yang sekarang sudah menarik Dellia dengan tangan yang mengenggam pinggang istrinya erat. "Tapi Mas." "Tidak apa-apa, ayo." Tanpa menunggu lama lagi, Adam dan Dellia sudah masuk ke dalam ruangan. Di dalam ruangan tepatnya di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN