Saat di dalam rumah kembali, Dellia langsung berubah khawatir dan meninggalkan saja mangganya di meja kecil yang berada di dekat pintu. Abimayu menangis dengan jeritan, hal itu membuat Dellia takut tenggorokan anaknya sakit. "Kenapa anak Mama?" Dellia mengambil ahli Abimayu dari gendongan asisten rumah tangga. "Berkelahi dengan abangnya," jawab Nur. "Terima kasih Mbak." "Sama-sama, kalau begitu saya permisi." Nur langsung menuju ke dapur. "De, kamu lagi hamil nggak boleh gendong Abimayu, sini sama aku aja." Tanpa menunggu persetujuan Dellia, Adam langsung mengambil ahli Abimayu yang sekarang semakin menangis dan merengek. "De, kamu hamil lagi?" Sarah tidak sengaja mendengar obrolan anaknya, ia mendekat ke arah Dellia lalu langsung memeluk Dellia dengan erat. "Tidak Ma ini hanya sal

