Alva menepuk punggung Adam agar pria itu menatapnya. "Gimana dengan perusahaan? Apa ada masalah?" tanya Alva. "Tidak ada." Adam terpaksa berbohong dari pada Alva malah banyak pikiran dan jatuh sakit. Lagi pula Adam berjanji akan menyelesaikan semua masalah ini secepat mungkin. Alva sendiri sudah pensiun sejak dua tahun lalu, jadi sekarang Adamlah yang menjadi pemimpin. "Pa ini hari libur, jangan bahas pekerjaan. Gimana kalian mau dibawakan minum?" tanya Sarah. "Tidak perlu Ma, kami ambil sendiri aja," jawab Adam. "Papa senang kalau kalian bisa sering-sering ke sini," ucap Alva. "Iya Pa, kami akan berusaha untuk bisa lebih sering ke sini." Alva mengangguk haru, ia senang karena sekarang Adam sudah bisa menerimanya kembali dan keluarganya juga. "Dellia kenapa pucat apa sakit?" tanya

