Bhanu dijemput oleh sang kakak ketika hari ini bisa dikatakan hari ‘libur’ sekolah. Seharian ini tidak ada kegiatan belajar mengajar untuk seluruh sekolah. Apalagi ketika jam terakhir itu hampir semua guru tidak masuk kelas dan malah mengadakan rapat guru di Aula yang habis digunakan untuk kegiatan sosialisasi. Bosan? Tidak terlalu. Bhanu memilih untuk menghabiskan waktunya berempat saja bermain tebak-tebakan nama-nama hewan sampai Negara—Bhanu sering kali salah sebut dan kalah karena permainan ini—atau mereka bermain monopoli dari gadget masing-masing sambil memakan camilan, sampai menjulid-julid ketika ada seseorang yang lewat seperti pasangan yang dimabuk asmara dengan melempar gombalan-gombalan, atau salah satu pasangan yang bercengkrama dipojokan dengan sang gadis yang tersipu malu,

