Setelah pulang dari kantin dan berbicara mengenai cowok idaman Yura yang sama ambigu dengannya, ia merasa cukup sebal setelah mengetahuinya. Pantas saja, sang kakak juga agak gemas ketika mengobrol dengannya kemarin. Ternyata hal-hal terlalu luas tanpa adanya spesifikasi itu menyebalkan untuk diketahui. Tidak ada referensi tambahan, tidak ada petunjuk. Ini seperti Bhanu sedang memikirkan mana yang lebih dulu, ayam atau telur? Ambigu dan penuh dengan asumsi-asumsi. Apalagi Yura mengatakan jika dia tidak ingin membunuh karakter seseorang yang menyukainya hanya karena dia tidak bisa menjadi sosok yang Yura idamkan. Bhanu agak terenyak akan hal itu. Padahal dia hanya ingin tahu namun mengapa cewek itu selalu menyembunyikan sesuatu padahal Bhanu menganggap Yura itu teman dekatnya. Apakah cewe

